Selasa, 01 Januari 2013

Teh (Kandungan dan Manfaat)



Teh adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh. 



Negeri Cina menjadi tempat lahirnya teh, disanalah pohon teh Cina (Camellia sinensis) ditemukan dan berasal. Tepatnya di provisnsi Yunnan, bagian barat daya (South-West) Cina. Iklim wilayah itu tropis dan sub-tropis, dimana daerah tersebut memang secara keseluruhan adalah hutan jaman purba. Daerah demikian, yang hangat dan lembab menjadi tempat yang sangat cocok bagi tanaman teh. Teh Cina pada awalnya memang digunakan untuk bahan obat – obatan (Abad ke-8 SM), itupun sudah berumur ribuan tahun riwayatnya. Orang – orang Cina pada waktu itu mengunyah teh (770 SM – 476 SM) mereka menikmati rasa yang menyenangkan dari sari daun teh.


Secara umum, manfaat dan khasiat teh yang banyak bagi tubuh manusia yaitu:

  • Memperkuat gigi dan mencegah karies pada gigi. Unsur Flouride (F) yang cukup tinggi pada teh dapat membantu mencegah tumbuhnya karies pada gigi dan dapat memperkuat gigi.
  • Mengurangi resiko keracunan makanan. Menurut penelitian dari Taiwan dan Jepang, unsur Catechin yang ada di dalam teh telah terbukti memiliki kemampuan untuk menghentikan pertumbuhan beberapa bakteri yang menyebabkan keracunan makanan. Memperkuat daya tahan tubuh.
  • Selain vitamin C dan E, teh juga dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh.
  • Menyegarkan tubuh. Teh mengandung jenis kafein yang berbeda dengan kopi, sehingga dapat merangsang sistem syaraf tubuh sehingga pengambilan oksigen ke dalam tubuh lebih lancar.
  • Mencegah tekanan darah tinggi. Teh mengandung epigallocatechin dan epicatechin yang merupakan varian dari catechin. Catechin tersebut memiliki kemampuan untuk mencegah tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol dalam darah, dan menangkal radikal bebas. Catechin juga bisa mengurangi resiko penyakit kardiovascular.
  • Menangkal kolesterol. Penelitian ternyata juga membuktikan bahwa catechin dapat mengurangi penimbunan kolesterol dalam darah dan mempercepat pembuangan kolesterol melalui feses.
  • Mengoptimalkan metabolisme gula. Mangan (Mn) yang terkandung dalam teh bisa membantu penguraian gula menjadi energi. Sehingga teh bisa menjaga kadar gula dalam darah.
  • Mencegah pertumbuhan kanker. Kemampuan catechin yang lain adalah menghambat terjadinya mutasi pada sel-sel tubuh dan menetralisir radikal bebas.

Secara kandungan dan fungsi kandungannya, khasiat teh adalah sebagai berikut:
  • Katekin - Menurunkan kadar kolesterol, Menurunkan tekanan darah dan kadar gula dalam darah, Anti kanker, factor anti mutant, Membantu kerja ginjal mencegah terjadinya batu empedu.
  • Polifenol/Tatin - Memperlancar pencernaan, membunuh bakteri disentri, Memiliki fungsi anti oksidan, Melarutkan lemak.
  • Kafein (Theophyiline Theobromine) - Menstimulasi pusat syaraf, Memperlancar sirkulasi darah, membantu fungsi ginjal, Meningkatkan konsentrasi.
  • Minyak Esensi - Memperlancar pencernaan dan melarutkan lemak, Sumber aroma teh.
  • Flavanols - Menguatkan pembuluh darah, memiliki fungsi antioksidan.
  • Fluoride (Menganese, Zinc, Potassium) - Mencegah kerusakan gigi.
  • Vitamin C - Mencegah dan melawan influenza, Mengurangi stress, Menurunkan tekanan darah tinggi, Memiliki fungsi anti oksidan, Melindungi kornea mata dan sinar UV (mencegah katarak).
  • Vitamin E - Mencegah penuaan dini, Mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke, Mencegah pembentukan lemak di pembuluh darah.
  • Vitamin B - Kompleks Membantu metabolisme karbohidrat.
  • Monocitrate - Mencegah bau mulut (nafas tidak segar).
  • Chloropil - Mengharumkan mulut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar